jenis pengadaan barang dan jasa
published 10/07/2023 - 4 Min Read

4 Jenis Pengadaan Barang dan Jasa: Pembagian dan Contohnya

Pengadaan barang dan jasa adalah salah satu bagian tak terpisahkan dalam kegiatan bisnis. Sebesar apapun skala perusahaan pasti akan membutuhkan penyediaan barang atau jasa dari pihak luar baik itu untuk proses produksi, operasional, maupun proyek-proyek tertentu. 

Ada beberapa jenis pengadaan dalam bisnis yang perlu kita ketahui? Di dalam artikel ini, kami akan membahas contoh pengadaan barang dan jasa yang umum digunakan dalam bisnis. 

4 jenis pengadaan barang dan jasa dalam bisnis

Secara umum, ada empat jenis pengadaan barang dan jasa yang harus dipahami oleh perusahaan-perusahaan. Keempat jenis pengadaan barang dan jasa itu adalah:

Pengadaan Barang

Pengadaan barang mencakup segala jenis barang yang diperlukan oleh sebuah institusi bisnis untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka, mencakup benda berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau dimanfaatkan oleh pengguna barang.

Jenis-jenis pengadaan barang  meliputi empat hal berikut ini, yaitu:

  1. Bahan baku, yaitu bahan yang masih belum diproses, yang diperlukan dalam membuat sebuah produk. Contohnya adalah besi yang digunakan dalam pembuatan mobil.
  1. Bahan atau barang setengah jadi, yaitu barang yang sudah diproses, namun masih memerlukan proses lebih lanjut untuk dapat digunakan. Contohnya adalah suku cadang mobil yang belum dirakit.    
  1. Barang jadi, yaitu barang yang sudah melalui serangkaian proses produksi dan sudah dapat digunakan. Contohnya adalah mobil yang sudah dirakit dan siap dijual. 
  1. Makhluk hidup, yaitu makhluk hidup yang digunakan dalam kegiatan bisnis, seperti bibit lele yang akan diternakkan. 

Pengadaan barang termasuk salah satu bidang bisnis yang punya kesempatan buat didanai lewat aplikasi ALAMI P2P lending syariah. Jika perusahaan kamu bergerak di bidang pengadaan barang dan membutuhkan modal kerja, jangan ragu untuk mengajukan pendanaan lewat ALAMI P2P lending syariah. 

Jadikan bisnismu besar dan lebih berdampak melalui produk-produk pendanaan invoice financing dan purchase order financing dari ALAMI P2P lending syariah. 

Yuk ajukan pendanaan dengan klik tombol di bawah! 

Pengadaan pekerjaan konstruksi

Pekerjaan konstruksi adalah segala jenis pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, dan juga pembangunan kembali suatu struktur bangunan maupun infrastruktur lainnya. 

Pengadaan pekerjaan konstruksi tidak hanya berkaitan dengan pengadaan material bangunan, namun juga jasa konsultasi mengenai perancangan bangunan hingga jasa yang berhubungan dengan penanggulangan dampak pembangunan kepada masyarakat sekitar bangunan.

Tahukah kamu, sektor konstruksi merupakan salah satu sektor bisnis yang menjadi tujuan pendanaan di ALAMI P2P lending syariah. Kamu mau jadi salah satu dari ribuan bisnis yang menjadi besar lewat pendanaan berbasis syariah? Jangan ragu, yuk ajukan pendanaan lewat ALAMI P2P lending syariah dengan klik tombol di bawah ini!

Pengadaan jasa konsultansi

Sebuah bisnis seringkali membutuhkan jasa konsultansi untuk mendapatkan bantuan profesional dari para ahli dalam berbagai proyek dan kegiatan. 

Pengadaan jasa konsultansi melibatkan kontrak dengan perusahaan atau individu yang memiliki keahlian khusus di bidang tertentu.

Contohnya adalah konsultan hukum, atau jasa konsultan manajemen.

Pengadaan jasa lainnya

Apa yang dimaksud dengan pengadaan jasa lainnya dan bedanya dengan pengadaan jasa konsultansi?

Yang dimaksud dengan pengadaan jasa lainnya adalah pengadaan jasa yang tidak berkaitan dengan konsultansi dengan para profesional atau ahli di bidang tertentu, namun jasa yang membutuhkan perlengkapan atau metode tertentu yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam bisnis. 

Jasa-jasa ini bisa mencakup perawatan, perbaikan, pemeliharaan, atau penyediaan layanan teknis lainnya. Misalnya, pengadaan jasa perawatan dan pemeliharaan peralatan, pengadaan jasa kebersihan, atau pengadaan jasa transportasi.

Peluang menjadi penerima pembiayaan melalui ALAMI P2P lending syariah untuk pengadaan barang dan jasa 

ALAMI P2P lending syariah berkomitmen untuk membantu bisnis UMKM dalam ekosistem halal di Indonesia untuk tumbuh dan berkembang menjadi besar melalui pembiayaan berbasis syariah dengan mekanisme peer-to-peer (P2P) lending

Jika kamu memiliki perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang, dan perusahaan yang kamu kelola membutuhkan pembiayaan modal kerja, kamu bisa mengajukan pembiayaan melalui ALAMI P2P lending syariah. 

Kini, ALAMI P2P lending syariah memiliki produk purchase order financing, yaitu pembiayaan yang diberikan kepada pelaku usaha yang telah memperoleh pesanan atau surat perintah kerja pengadaan barang dari pihak ketiga. 

Skema purchase order financing di ALAMI

Bagaimana mekanisme pengajuan pendanaan purchase order financing melalui ALAMI P2P lending syariah? 

Berikut skema pembiayaan purchase order financing dari mulai pengajuan hingga pengembalian dana:

  1. Calon Penerima Pembiayaan (beneficiaries) memiliki kontrak pengadaan barang yang  bisa mereka gunakan untuk mengajukan pembiayaan.
  1. Kemudian, ALAMI akan menganalisis pengajuan pembiayaan, dan jika disetujui, akan dibuat sebuah campaign kepada calon pendana untuk ikut membiayai pengadaan.
  1. Campaign proyek pendanaan akan muncul di aplikasi ALAMI dan pendana akan memberikan pendanaan.
  1. Jika pembiayaan terpenuhi, ALAMI meneruskan dana ke Penerima Pembiayaan dan melakukan jasa penagihan
  1. Penerima Pembiayaan mengembalikan dana (termasuk dengan margin/imbal hasil/bagi hasil) melalui ALAMI
  1. Pola pengembalian dana bisa sekaligus atau sesuai ketentuan kontrak, paling lambat pada saat jatuh tempo pembiayaan
  1. Pendana menerima pengembalian dana (pokok dan margin/imbal hasil/bagi hasil)

Syarat mendapatkan pendanaan melalui ALAMI P2P lending syariah

Untuk dapat mengajukan pendanaan melalui ALAMI P2P lending syariah, berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi! 

  1. Perusahaan telah berbentuk PT, CV, ataupun Yayasan yang telah menjalankan aktivitas operasional yang tidak bertentangan dengan syariat Islam 
  1. Telah berdiri minimal 2 tahun dan melampirkan rekening koran dan laporan keuangan minimal 6 bulan terakhir 
  1. Memiliki giro mundur dan jaminan personal untuk dijaminkan.

Untuk produk pembiayaan purchase order financing, calon penerima pembiayaan harus memiliki underlying document berupa

  1. Kontrak/PO/SPK
  1. RAB
  1. Timeline pengerjaan proyek

Bayu Suryo Wiranto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments