mengisi spt tahunan perusahaan

Cara Melaporkan SPT Tahunan Perusahaan: Pelajari Syarat dan Langkah-langkahnya!

Melaporkan SPT tahunan perusahaan termasuk bagian dari kewajiban melaporkan SPT untuk semua WP (Wajib Pajak) yang sudah memiliki NPWP dan memiliki penghasilan. 

SPT sendiri adalah singkatan dari Surat Pemberitahuan Tahunan yang digunakan oleh semua Wajib Pajak untuk melaporkan semua bentuk penghitungan maupun pembayaran pajak untuk objek pajak atau non pajak. 

SPT Tahunan ada 2 macam yakni SPT Tahunan Pribadi dan Badan. Jadi, tidak hanya Wajib Pajak Individu, pelaporan pajak perusahaan juga harus dilakukan setiap tahunnya. Lalu, bagaimana cara melaporkan SPT tahunan perusahaan? Mari kita bahas secara lengkap dalam artikel ini!

Persyaratan melaporkan SPT tahunan perusahaan

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Saat ini cara melaporkan SPT Tahunan perusahaan maupun individu sudah lebih mudah untuk dilakukan. DJP (Direktorat Jenderal Pajak) menyediakan dua opsi pelaporan secara online yang bisa kamu pilih yakni e-Form dan e-Filling. Tapi, bagi yang ingin melaporkan langsung (offline) juga tetap bisa mendapatkan pelayanan.

Sebelum melaporkan SPT Tahunan untuk perusahaanmu, ketahui terlebih dahulu syarat apa saja yang harus disiapkan antara lain:

Syarat Umum

Untuk kamu yang ingin melakukan pelaporan pajak secara offline, kamu hanya perlu datang ke KPP Pratama terdekat yang ada di kotamu. Di sana kamu akan diminta mengisi formulir SPT Tahunan dengan lengkap, benar dan jelas. Selanjutnya, serahkan kepada petugas dan ikuti arahan berikutnya.

Jika pelaporan dilakukan secara online, syarat-syarat umum yang perlu kamu persiapkan adalah:

Untuk mengaktifkan EFIN, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Syarat Khusus

Setelah mempersiapkan berbagai persyaratan umum di atas untuk melaporkan SPT tahunan perusahaan, Wajib Pajak Badan harus menyertakan sejumlah berkas yang menjadi persyaratan yakni:

Perlu diingat bahwa persyaratan dokumen mungkin berbeda-beda, tergantung sektor industri yang kamu geluti. Pastikan kamu mempelajari syarat-syaratnya dengan saksama untuk memudahkan proses kamu melaporkan SPT tahunan perusahaan.

Jika Wajib Pajak perusahaan perseorangan (perusahaan yang hanya dimiliki oleh satu orang saja), syarat yang harus dipersiapkan untuk melakukan pelaporan SPT Tahunan online adalah:

Cara melaporkan SPT tahunan Perusahaan

Sumber : Envato

Setelah semua berkas yang menjadi syarat pelaporan SPT kamu siapkan, maka proses selanjutnya adalah melaporkan SPT tahunan perusahaan. Caranya adalah sebagai berikut:

Batas Waktu melaporkan SPT Perusahaan

Sumber : Envato

Pembayaran pajak dan pelaporan SPT memiliki batas waktu maksimal atau jatuh tempo. Waktu jatuh tempo ini sudah ditentukan dalam Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang merupakan perubahan ketiga dalam UU KUP No. 6 Tahun 1983.

Aturan berikutnya terkait pembayaran dan penyetoran pajak kembali diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan atau PMK No. 80/PMK.03/2010. Lalu, kapan batas akhir pelaporan pajak?

Secara umum pemerintah menetapkan bahwa pelaporan SPT Tahunan Pribadi adalah paling lama 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau pada tanggal 31 Maret. Sedangkan untuk Wajib Pajak Badan, pelaporan SPT Tahunan maksimal dilakukan 4 bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau tanggal 30 April. Batasan akhir ini berlaku setiap tahun.

Itulah berbagai hal penting yang perlu kamu ketahui tentang cara melaporkan SPT Tahunan perusahaan. Pastikan kamu membayar dan melaporkan pajak usahamu sesuai waktu yang sudah ditentukan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, ya!

Selain kepatuhan pada regulasi termasuk peraturan tentang pajak, salah satu yang penting untuk dipersiapkan oleh sebuah perusahaan untuk dapat berkembang adalah modal kerja yang cukup. Untuk itu, kita bisa mengajukan pembiayaan ke lembaga yang terpercaya. 

Tak perlu risau, ALAMI P2P lending syariah siap mendukung bisnismu untuk menjadi besar dengan memberikan pendanaan sesuai prinsip syariah. Melalui produk invoice financing, purchase order financing, dan community-based financing, ALAMI P2P lending syariah berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM dalam ekosistem halal di Indonesia. 

Pelajari lebih lanjut dengan klik tautan ini!

Kalau kamu ingin ikut berkontribusi kepada perkembangan perekonomian Indonesia dengan turut mendanai UMKM lokal, kamu bisa unduh aplikasi ALAMI P2P lending syariah dengan klik tombol di bawah ini!   

Artikel Terbaru

Penyesuaian Pemadanan NPWP ke NIK

Berdasarkan terbitnya kebijakan pajak pada PMK 136/2023 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri...

Informasi Peningkatan Keamanan Pendanaan & Penambahan Biaya Layanan

Sebagai bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik,...

Panduan Praktis Mendanai Nyaman dan Menguntungkan di Instrumen P2P Lending Bagi Pendana Pemula

Peer to Peer Lending (P2P Lending) dikenal sebagai salah satu instrumen investasi...

Exit mobile version