cara menabung untuk membeli rumah
published 26/07/2023 - 4 Min Read

7 Cara Menabung untuk Membeli Rumah, Ternyata Susah-Susah Gampang!

Punya rumah sendiri tentu saja impian semua orang. Namun, kita semua tahu bahwa harga properti saat ini selangit dan rasanya seperti tidak mungkin untuk membeli rumah.

Mengutip Liputan 6 pada April 2023, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa masih ada paling tidak 81 juta milenial yang belum punya rumah, khususnya di perkotaan. Kebanyakan saat ini statusnya adalah menyewa.

Meski demikian, bukan berarti mustahil bagi kamu untuk membeli rumah jika menabung dengan cara yang cermat.

Yuk, pelajari cara menabung untuk membeli rumah agar kamu tak harus menunggu puluhan tahun untuk mewujudkan mimpi ini!

Simak kiat-kiatnya dari Mina dalam artikel berikut, ya.

Cara Menabung untuk Membeli Rumah

Cara menabung untuk membeli rumah diawali dengan menentukan berapa budget yang kamu miliki.

Sebagai tujuan awal, kamu bisa paling tidak menabung untuk uang muka (DP) terlebih dahulu.

Menurut Ideal.id, kamu perlu menabung minimal 15%-20% dari harga rumah yang dicita-citakan.

Misalnya jika kamu berniat membeli rumah seharga Rp500 juta, berarti tabungan minimal yang harus dimiliki adalah 75-100 juta rupiah.

Namun, kamu juga bisa mencari opsi perumahan atau bank yang menawarkan DP 0%.

Pembayaran DP ini berpengaruh pada besaran cicilan bulanan yang harus kamu penuhi nantinya.

Semakin besar DP yang dibayarkan di awal, cicilan tentu akan lebih kecil.

Contohnya, jika rumah seharga 500 juta tadi kamu bayarkan DP 100 juta, berarti kamu perlu mencicil 400 juta sisanya.

Sebaliknya, jika mengambil DP 0%, berarti tidak ada uang muka, sehingga cicilan pun akan semakin besar.

Meski hanya 15-20% dari harga rumah, nominal yang ditabung tentu tetap cukup besar. Oleh karena itu, kamu perlu strategi cermat untuk menabung.

Apalagi, jika kamu punya cita-cita membeli rumah secara cash yang bebas riba alih-alih mencicil dengan KPR.

Nah, cara menabung uang untuk beli rumah yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut, terlepas dari rencana membeli dengan KPR atau cash:

1. Tentukan batasan harga rumah

Langkah pertama cara menabung untuk membeli rumah adalah memperkirakan kemampuanmu dalam membeli rumah.

Dengan pendapatan sekarang, kira-kira rumah seharga berapa yang paling pas untukmu?

Harga rumah bisa berbeda-beda, tergantung lokasi, luas atau tipenya, dan kondisinya, misalnya baru atau membeli dari pemilik sebelumnya.

Jangan lupa juga bahwa untuk membeli rumah, kamu perlu mengeluarkan biaya-biaya lainnya untuk mengurus surat-surat.

2. Tentukan berapa DP yang akan dibayar

Kalau cara membeli rumah yang kamu pilih adalah dengan KPR, maka idealnya adalah membayar DP terlebih dahulu.

Seperti yang disebutkan di atas, persentase ideal adalah 15-20% dari harga rumah. Namun, kamu pun diperbolehkan untuk membayar DP lebih tinggi dari itu.

Membayar DP besar punya beberapa keuntungan, di antaranya adalah memperkecil angsuran dan membuat pengajuan KPR-mu jadi lebih mudah diterima.

Namun, kekurangannya adalah kamu akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menabung DP yang besar tersebut.

Nah, untuk mempercepat terkumpulnya tabungan, kamu perlu menambah pendapatan bulanan, sehingga besaran uang yang disisihkan untuk tabungan beli rumah jadi lebih besar.

Ada banyak cara untuk memperolehnya, misalnya dengan bekerja sampingan seperti freelance atau berjualan barang atau jasa.

Selain itu, kamu juga bisa berinvestasi dan mengharapkan keuntungan dari upaya tersebut, misalnya dengan mengalokasikan uang di saham, reksa dana, emas, foreign exchange, dan lainnya.

Masing-masing pilihan tersebut memiliki potensi keuntungan dan risiko yang berbeda-beda, jadi pastikan untuk mempelajarinya dengan baik, ya.

Untuk pemula, kamu bisa memilih alternatif yang cukup mudah dan aman, yaitu P2P lending untuk mengembangkan uangmu.

Tentunya, sebagai Muslim, kamu juga perlu mempertimbangkan usaha yang halal.

Solusinya adalah memilih ALAMI P2P Lending Syariah untuk membantu proses menabungmu.

Di ALAMI P2P Lending Syariah, kamu dapat menyisihkan uang untuk mendanai proyek UMKM di seluruh Indonesia.

Dari mendanai proyek ini, kamu dapat memperoleh ujrah atau imbal hasil setara hingga 16% p.a., tergantung tenor dan risiko pendanaan yang kamu pilih.

Hanya tinggal menunggu, kamu akan menikmati hasilnya. Mudah dan menarik, kan?

Untuk mempelajarinya lebih lanjut, yuk, langsung saja download aplikasinya dengan klik tombol di bawah ini! 

3. Kurangi pengeluaran yang tidak penting

Selain menambah pemasukan, cara menabung untuk membeli rumah sleanjutnya adalah mengurangi pengeluaran yang sifatnya bukan prioritas.

Ini bisa menambah jumlah uang yang dapat kamu sisihkan untuk tabungan beli rumahmu.

Untuk bisa mengetahui pengeluaran apa saja yang perlu dikurangi, pertama buatlah dulu daftar atau anggaran mendetail setiap bulannya.

Catat semua hal yang kamu beli atau bayarkan pada bulan itu.

Setelah itu, pikirkanlah lagi apakah setiap pengeluaran tersebut bersifat krusial terhadap kebutuhan sehari-harimu.

Beberapa contoh hal yang sebaiknya dikurangi adalah makan di luar, nongkrong, pembelian barang-barang secara impulsif, dan semacamnya.

4. Gunakan cash

Cara menabung untuk membeli rumah adalah dengan lebih sering menggunakan cash. Pasalnya, uang cash membuatmu lebih mengurangi kecenderungan impulsif dalam berbelanja.

Setiap bulannya, buatlah batasan berapa banyak uang yang bisa kamu gunakan untuk keperluan-keperluan.

Misalnya, batasi sekian juta untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, lalu ambil cash sejumlah anggaranmu, dan pastikan hanya sebanyak itulah kamu berbelanja.

Dengan menggunakan cash, kamu jadi lebih sadar berapa banyak uang yang telah digunakan, sehingga tidak asal melakukan pembayaran, tidak seperti ketika membayar secara digital.

5. Lunasi dan hindari utang

Apakah saat ini kamu sedang memiliki utang? Jika iya, prioritaskan untuk lunasi hal tersebut terlebih dahulu sebelum mulai membeli rumah, ya!

Selain meringankan beban finansialmu per bulan, melunasi utang juga bisa berdampak pada disetujui atau tidaknya pengajuan KPR-mu nantinya.

Setelah melunasi semua utangmu, yuk, coba hindari berutang sambil menerapkan tips-tips dan cara menabung untuk membeli rumah lainnya yang Mina sampaikan.

6. Beralih ke transportasi umum

Cara menabung untuk beli rumah selanjutnya mungkin sulit bagi banyak orang.

Sadar atau tidak, mempunyai kendaraan pribadi biayanya cukup besar, khususnya jika kamu memliki mobil.

Selain harus membayar pajak, ada juga pengeluaran untuk bensin, servis, dan kemungkinan biaya tidak terduga terkait kendaraanmu ini.

Untuk bisa semakin berhemat, cobalah beralih ke transportasi umum terlebih dahulu.

Namun, penting juga untuk menghitung perbandingan pengeluaran sebelum memutuskan, ya.

Untuk beberapa orang, mungkin saja menggunakan kendaraan pribadi justru lebih hemat daripada transportasi umum, ada pula yang sebaliknya.

7. Tambah penghasilan

Mina telah memberi sedikit ide untuk menambah penghasilan dengan menjadi pendana di ALAMI P2P Lending Syariah pada poin cara menabung untuk beli rumah nomor 2.

Akan tetapi, bukan itu saja alternatif yang bisa kamu coba. Cara menabung untuk membeli rumah bisa didukung dengan menambah penghasilan.

Menambah pendapatan bisa dilakukan dengan mencari tambahan lewat kerja sampingan, misalnya freelance, atau berjualan.

Jika sulit, ada pula opsi untuk berinvestasi dalam berbagai bentuk, mulai dari saham, reksa dana, emas, dan lainnya.

Selain kedua cara itu, kamu juga bisa mengupayakan tambahan dalam jalur kariermu sendiri, misalnya dengan mencoba mendapatkan kenaikan jabatan atau kesempatan lain yang memungkinkanmu mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

Demikianlah tips-tips dan cara menabung untuk membeli rumah dari Mina agar kamu bisa segera membeli rumah. Semoga terwujud dalam waktu dekat, ya!

Bayu Suryo Wiranto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments