dana pensiun
published 31/07/2023 - 5 Min Read

Dana Pensiun: Pahami Pengertian dan Manfaatnya untuk Masa Depan

Setiap orang pasti ingin mempersiapkan agar dapat hidup tenang dan nyaman di hari tua tanpa mengalami kesulitan finansial dan menjadi beban bagi orang lain. Untuk mewujudkannya, kita bisa mempersiapkan dana pensiun. 

Apa itu dana pensiun, apa manfaatnya, dan bagaimana cara menghitung dana yang kita butuhkan?

Lewat artikel ini, kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang dana pensiun agar kamu terinspirasi untuk mempersiapkannya sejak masih di usia produktif. 

Kalau kamu punya aset yang ingin kamu produktifkan dan nantinya imbal hasilnya dapat kamu manfaatkan untuk menabung untuk mempersiapkan masa pensiun, kamu bisa ikut mendanai proyek-proyek bisnis melalui aplikasi ALAMI P2P lending syariah

Dapatkan imbal hasil sesuai syariah dan ciptakan dampak positif dengan mendanai bisnis-bisnis dalam ekosistem halal di Indonesia. Yuk download dengan klik tombol di bawah ini!

Pengertian dana pensiun

dana pensiun adalah
Ilustrasi. Dana Pensiun berkaitan dengan uang yang dibayarkan untuk diberikan keuntungannya kepada para pegawai di masa pensiun serta lembaga keuangan yang mengelolanya. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian dana pensiun adalah dana yang keuangannya diperoleh dari iuran tetap para peserta ditambah penghasilan perusahaan yang disisihkan dan para peserta berhak memperoleh bagian keuntungan itu setelah pensiun. 

Dilansir dari situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana pensiun adalah adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun.

Dari dua pengertian di atas, dapat kita pahami bahwa dana pensiun berkaitan dengan dua hal, yaitu dana yang dikumpulkan dari para pekerja dan badan hukum yang bertugas mengelolanya agar dapat memberikan manfaat bagi para pekerja di usia pensiun. 

Nantinya, uang yang menjadi manfaat dari dari dana pensiun ini dapat digunakan dengan cara diambil setiap bulan ataupun sekaligus pada saat sudah memasuki masa pensiun. 

Mengapa kamu perlu persiapkan dana untuk masa pensiun sejak muda?

Bayangkan ketika usia kita sudah melampaui usia produktif dan kita tidak lagi bekerja dan memperoleh gaji. Dalam kondisi seperti ini, akankah kita tidak lagi membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari?

Sayangnya tidak. Bahkan kebutuhan dana bisa jadi meningkat untuk biaya kesehatan karena masyarakat lanjut usia yang lebih rawan terkena penyakit. 

Belum lagi cita-cita keuangan yang mungkin ingin kita capai di hari tua seperti pergi umroh, membeli aset wakaf sebagai bentuk amal jariyah, atau berwisata ke tempat-tempat tertentu.  

Untuk menghadapi situasi ini, dibutuhkan rencana yang matang agar kita tidak perlu khawatir tentang masalah keuangan di usia senja. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan dana sejak masih usia produktif. 

Dengan mempersiapkan sejak muda, kita punya waktu lebih panjang dan kemungkinan mengumpulkan dana lebih besar. Semakin awal mempersiapkan dana untuk masa pensiun, kita juga dapat termotivasi untuk mengatur keuangan dengan lebih baik dan lebih disiplin.

Selain mengikuti program dana pensiun, kita juga dapat mempersiapkan kebutuhan finansial di hari tua dengan berinvestasi melalui instrumen investasi syariah agar keuanganmu di hari tua senantiasa berkah. 

Pelajari manfaat berinvestasi melalui investasi syariah untuk masa depan di artikel di bawah ini!

Baca juga: Raih Tujuan Finansialmu untuk Masa Depan dengan Investasi dari Sekarang 

Manfaat dana pensiun

manfaat dana pensiun
Ilustrasi. Dana pensiun memiliki manfaat tidak hanya bagi pekerja, namun juga bagi pemberi kerja, negara, dan perekonomian secara umum. (Pexels/Hermaion)

Ternyata, dana pensiun menyimpan manfaat nggak cuma buat pekerja, lo! 

Di bawah ini adalah manfaat bagi pekerja, pemberi kerja, pemerintah, dan perekonomian secara umum! 

  • Bagi pekerja, dana pensiun sangat berarti agar mereka dapat tetap memiliki  dapat memberikan jaminan penghasilan tetap di masa pensiun sehingga mereka tidak perlu menghadapi kekhawatiran finansial.
  • Bagi pemberi kerja, dana pensiun dapat meningkatkan semangat kerja dan loyalitas pekerja. Melalui program dana pensiun yang komprehensif, pekerja akan merasa dihargai dan diberi perlindungan masa depan sehingga mereka akan lebih termotivasi untuk berkontribusi kepada perusahaan. 
  • Bagi negara, program dana pensiun dapat turut meringankan anggaran negara dalam memberi bantuan sosial kepada masyarakat lanjut usia yang tidak memiliki sumber penghasilan.
  • Bagi perekonomian, dana pensiun turut berkontribusi pada perkembangan ekonomi karena dana yang terkumpul dapat diinvestasikan dalam instrumen-instrumen keuangan yang produktif.

Jenis-jenis dana pensiun

Lembaga pengelola dana pensiun dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: 

Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) adalah dana pensiun yang langsung dibentuk oleh orang atau organisasi yang mempekerjakan karyawan untuk menyelenggarakan program pensiun bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya. DPPK dapat menjalankan program pensiun manfaat pasti atau program pensiun iuran pasti.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau lembaga keuangan lainnya, sebagai pendiri dan penyelenggara, untuk menyelenggarakan program pensiun bagi karyawan dari berbagai perusahaan atau individu yang menjadi pesertanya. DPLK hanya dapat menyelenggarakan program pensiun iuran pasti.

Program pensiun manfaat pasti dan program pensiun iuran pasti, apa pengertian dan bedanya?

Program pensiun manfaat pasti adalah program pensiun di mana manfaat pensiun yang akan diterima oleh peserta pada saat memasuki masa pensiun sudah dijamin besarannya tanpa memandang besaran iuran yang dibayarkan oleh pekerja dan pemberi kerja. Dalam program ini, pihak yang berperan sebagai penanggung risiko investasi adalah pihak pemberi kerja. 

Program pensiun iuran pasti, sebaliknya, tidak menjamin besaran manfaat pensiun yang akan diterima oleh peserta, namun menetapkan besaran iuran yang harus dibayarkan oleh peserta dan pemberi kerja. Dalam program ini, peserta berperan sebagai pihak yang menanggung risiko investasi. 

Cara menghitung kebutuhan dana pensiun

Berapa banyak sih dana pensiun yang harus kita kumpulkan? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu:

  • Usia saat ini dan usia pensiun
  • Estimasi lama masa pensiun
  • Besarnya penghasilan saat ini dan penghasilan yang diharapkan di masa pensiun
  • Tingkat inflasi 

Secara umum, cara mudah untuk menghitung seberapa banyak uang yang kita butuhkan di masa pensiun adalah dengan mengalikan kebutuhan biaya hidup per tahun dengan estimasi berapa tahun lama masa pensiun. 

Akan tetapi, kita juga tetap harus memperhitungkan inflasi yang akan menimbulkan perbedaan nilai uang pada saat ini dan nilai uang pada saat kita pensiun nanti. 

Untuk menghitung future value atau nilai uang di masa depan setelah terpengaruh inflasi, kita bisa gunakan rumus di bawah ini: 

FV= PV x (1 + I)n
Keterangan:
FV = future value yaitu nilai uang di masa depan
PV = present value yaitu nilai uang saat ini 
I = inflasi
n = Selisih antara usia pensiun dan usia saat ini

Contoh:

Ali adalah seorang pegawai berusia 30 tahun. Total biaya hidup yang dia habiskan dalam sebulan adalah sekitar Rp10.000.000. Ali berencana pensiun pada usia 60 tahun. 

Dengan memperhitungkan usia harapan hidup 71 tahun serta inflasi tahunan sebesar 5%, berapa banyak kebutuhan dana pensiun yang harus Ali siapkan?

Pertama, kita harus memperhitungkan future value dari biaya hidup bulanan Ali pada saat dia pensiun. Rumusnya sebagai berikut:

FV = 10.000.000 x (1 + 0.05)30

Rp43.219.423,7515 kita bulatkan menjadi Rp43.220.000

Kedua, kita kalikan nilai kebutuhan bulanan dengan estimasi lama umur pensiun, yaitu 11 tahun, dari usia 60 hingga 71.  

Maka,

Kebutuhan dana pensiun = 43.220.000 x (12 x 11)

Rp5.705.040.000 atau sekitar 5.7 milyar rupiah 

Manfaatkan kesempatan mendanai di ALAMI untuk menambah tabungan pensiun

Dana pensiun sangat penting untuk kita siapkan dari sekarang agar kamu bisa tetap terjamin secara finansial di masa depan. 

Kamu bisa mengikuti program pensiun iuran pasti atau program pensiun manfaat pasti yang disediakan oleh DPPK maupun DPLK. 

Selain itu, kamu bisa juga memproduktifkan asetmu dan imbal hasilnya bisa kamu tabung untuk persiapan pensiun, salah satunya dengan mendanai proyek bisnis lewat aplikasi ALAMI P2P lending syariah      

Yuk, dapatkan imbal hasil sesuai syariah sambil berkontribusi dalam perkembangan bisnis lokal dengan turut mendanai. Unduh aplikasinya dengan klik tombol di bawah ini!

Bayu Suryo Wiranto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments