perbedaan asuransi dan dana pensiun
published 03/08/2023 - 4 Min Read

Perbedaan Asuransi dan Dana Pensiun: Pahami Sebelum Pilih Instrumen Keuangan!

Ketika membuat persiapan finansial untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan di masa depan, asuransi dan dana pensiun menjadi instrumen keuangan yang umum. Walaupun keduanya memiliki kesamaan, antara lain dengan mengharuskan nasabahnya membayar sejumlah uang selama masa tertentu, terdapat beberapa perbedaan asuransi dan dana pensiun. 

Lewat artikel ini, kami akan terlebih dahulu jelaskan pengertian asuransi dan dana pensiun sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan dana pensiun dan asuransi. 

Meskipun berbeda, kedua produk finansial ini mengharuskan nasabahnya untuk membayar iuran atau premi dalam jangka waktu tertentu. Tentunya, nasabah harus memiliki dana untuk disetorkan. 

Jika kamu ingin mengembangkan aset yang kamu miliki, dan hasilnya kamu pakai untuk membayar iuran dana pensiun atau mempersiapkan diri menghadapi kejadian diluar dugaan, kamu bisa mendanai lewat aplikasi ALAMI P2P lending syariah dan dapatkan imbal hasil sesuai prinsip-prinsip syariah sekaligus turut andil dalam perkembangan UMKM dalam ekosistem halal di Indonesia. 

Tunggu apa lagi, yuk jadi pendana di aplikasi ALAMI P2P lending syariah dengan klik tombol di bawah ini! 

Kamu penasaran apa bedanya dana pensiun dan asuransi? Baca terus, ya!

Perbedaan asuransi dan dana pensiun: pengertian dan fungsinya

perbedaan asuransi dan dana pensiun
Ilustrasi. Ada 4 perbedaan asuransi dan dana pensiun. (Pexels)

Apa sih perbedaan mendasar dari dana pensiun dan asuransi? Jika dilihat sekilas, keduanya nampak mirip sebab keduanya sama-sama menampung dana nasabah yang dibayarkan secara rutin. 

Namun, jika dilihat dari pengertiannya, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Apa itu? 

Jika dana pensiun bertugas mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun, perusahaan asuransi bertugas memberikan penggantian kepada tertanggung atau pemegang polis atas kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita pemegang polis akibat peristiwa yang tak pasti. 

Selain itu, perusahaan asuransi juga bertanggung jawab kepada pemegang polis untuk memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal atau hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Selain perbedaan mendasar dari pengertian dan fungsi kedua lembaga ini, maka kita dapat simpulkan bahwa perbedaan-perbedaannya adalah sebagai berikut:

Manfaat

perbedaan asuransi dan dana pensiun
Perbedaan asuransi dan dana pensiun salah satunya adalah manfaat yang ditawarkan. (Pexels)

Perbedaan yang pertama adalah dari segi manfaat yang ditawarkan oleh asuransi dan dana pensiun. Asuransi menawarkan manfaat berupa tanggungan atau penggantian biaya pada peristiwa-peristiwa tak terduga yang sudah ditetapkan dalam perjanjian, seperti kerugian, kerusakan harta benda, dan lain-lain. 

Sementara itu, dana pensiun menawarkan manfaat berupa dana yang diberikan ketika peserta program telah memasuki masa pensiun dan berhenti bekerja. 

Penyelenggara

Layanan dan produk-produk asuransi umumnya diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan asuransi di mana pesertanya bisa berupa individu ataupun karyawan perusahaan. 

Sementara itu, dari segi penyelenggaranya, program dana pensiun bisa diselenggarakan oleh pemberi kerja, yaitu orang atau badan yang mempekerjakan karyawan, untuk kepentingan sebagian atau keseluruhan karyawannya. 

Selain itu, program dana pensiun juga dapat diselenggarakan oleh lembaga keuangan, termasuk perusahaan asuransi jiwa, untuk memberikan program dana pensiun kepada individu maupun kelompok, terpisah dari program dana pensiun yang diberikan oleh pemberi kerja.

Jenis-jenis produk

Perbedaan yang paling signifikan antara asuransi dan dana pensiun adalah jenis produknya. Dana pensiun menawarkan jenis-jenis produk berupa program pensiun manfaat pasti dan program pensiun iuran pasti. 

Apa perbedaan kedua produk tersebut? Simak perbedaannya di artikel di bawah ini, ya!

Baca juga: Dana Pensiun: Pahami Pengertian dan Manfaatnya untuk Masa Depan

Sementara itu, produk yang ditawarkan oleh asuransi adalah pertanggungan resiko atas kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, serta tanggung jawab hukum yang mungkin harus dihadapi oleh tertanggung dan pemegang polis sebagai akibat dari peristiwa yang tak terduga. 

Pencairan

Dana pensiun baru dapat dicairkan ketika peserta program sudah memasuki usia pensiun, atau sudah tidak lagi bekerja. 

Sementara itu, asuransi umum lebih fleksibel dalam hal pencairan, yaitu ketika terjadi keadaan yang memungkinkan terjadinya pencairan sebagaimana tercatat dalam perjanjian, seperti tindakan medis, kerusakan harta benda, kerugian, dll. 

Selain itu, ada juga produk asuransi jiwa yang dapat dicairkan pada waktu tertentu yang diatur dalam perjanjian, dengan jumlah yang telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Kapan kita harus memilih asuransi atau dana pensiun?

Mungkin terkadang kita masih kebingungan dalam keadaan dan keperluan seperti apa kita memilih asuransi, dan dalam keadaan serta keperluan seperti apa kita memilih dana pensiun?

Asuransi bisa dipilih seandainya kita ingin mendapatkan manfaat berupa perlindungan finansial untuk perawatan kesehatan, utang besar, dan kendaraan bermotor. Dana pensiun bisa dipilih untuk persiapan masa tua, investasi jangka panjang, serta membangun fleksibilitas keuangan di masa pensiun. 

Jangan ragu untuk konsultasikan terlebih dahulu ke perencana keuangan sebelum kamu memutuskan untuk memilih asuransi atau dana pensiun, ya!

Baca juga: Apa Itu Financial Advisor dan Bagaimana Cara Memilih Penasihat yang Terbaik?

Pilih produk keuangan sesuai syariah

Secara singkat, perbedaan asuransi dan dana pensiun terletak pada tujuan dan fungsinya. Asuransi berfungsi sebagai semacam jaring pengaman untuk menghadapi risiko-risiko yang tak diinginkan serta sebagai bentuk dukungan finansial di masa-masa sulit. 

Sementara itu, inti dari dana pensiun adalah untuk mengakumulasikan kekayaan dalam jangka panjang agar dapat digunakan untuk menjaga stabilitas finansial di masa pensiun. 

Setelah mengetahui perbedaan asuransi dan dana pensiun, hal yang paling penting selanjutnya adalah untuk memilih asuransi atau dana pensiun yang pengelolaan dananya berdasarkan dengan prinsip-prinsip syariah. 

Baca juga: Asuransi Syariah (Takaful) di Indonesia: Kenali Lebih Dalam

Hal ini penting agar harta yang kita miliki tetap terjaga keberkahannya dengan cara kita menghindarkan diri dari transaksi-transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah seperti riba, gharar, dan maysir

Salah satu cara agar kamu bisa memproduktifkan asetmu, dan hasilnya bisa kamu gunakan untuk menabung dana pensiun maupun membangun dana untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan tidak menyenangkan adalah dengan mendanai lewat aplikasi ALAMI P2P lending syariah. 

Lewat aplikasi ini, kamu tidak hanya bisa mendapat imbal hasil sesuai syariah, namun juga turut membuat kontribusi dalam perkembangan UMKM dalam ekosistem halal di Indonesia. 

Yuk, mulai mendanai dengan klik tombol di bawah ini!

Bayu Suryo Wiranto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments