Strategi Pemasaran E-Commerce
published 11/07/2023 - 4 Min Read

Strategi Pemasaran E-Commerce yang Efektif: Ini 7 Tips Berjualan Supaya Laris Manis

Sekarang siapa saja bisa mulai berbisnis online. Namun, membesarkan bisnis ini harus dibarengi dengan modal dan strategi pemasaran e-commerce yang efektif. Terlebih lagi, persaingan di platform e-commerce sangat ketat.

Buka toko online saja belum cukup. Biar laris manis, kamu harus membekali diri dengan tips menghadapi persaingan di platform e-commerce—mulai dari cara memikat calon pembeli, mengembangkan produk, sampai menjaga relasi dengan pelanggan. 

Lantas, seperti apa strategi pemasaran e-commerce yang efektif? Bagaimana kamu bisa membuat calon pembeli tertarik dengan produk yang ditawarkan? Yuk, simak ulasan selengkapnya di sini.

Mengenal Pasar E-Commerce

strategi pemasaran e-commerce yang efektif

Sumber : Pexels

E-commerce merujuk pada aktivitas menyebarkan, menjual, membeli, dan memasarkan barang atau jasa dengan memanfaatkan sistem elektronik seperti TV dan internet. Dalam aktivitas perdagangan elektronik ini, terjadi pertukaran data, transfer dana, dan sistem pengumpulan data secara otomatis. 

Makin meluasnya akses internet membuat bisnis online makin diminati. Kehadiran aplikasi marketplace turut memperbesar kesempatan setiap orang membuka toko online, baik UMKM maupun bisnis berskala besar. 

E-commerce berperan sebagai toko di dunia maya tempat calon pembeli dapat melihat dan membeli produk, memilih cara pembayaran dan pengiriman, hingga membaca review pelanggan. Kemudahan dalam setiap proses transaksi menciptakan pengalaman belanja positif bagi konsumen. 

Namun, untuk menghadirkan pengalaman belanja menyenangkan, kamu harus mengenal pasar e-commerce lebih dulu. Riset konsumen dan kompetitor akan memberimu insight seperti apa bisnis yang akan dirintis. 

Misalnya, dengan perilaku konsumen tertentu, produk seperti apa yang bisa menjadi solusi. Lalu, apakah produk tersebut memiliki kompetitor hingga menemukan keunggulan produk tersebut dibandingkan pesaingnya.

Kamu bisa memulai riset pasar sederhana dengan diskusi, wawancara, maupun survei online. Lakukan juga riset lewat data-data dari sumber terpercaya di internet untuk mengantongi informasi kompetitor. 

Setelah mengenal pasar e-commerce yang dituju, langkah berikutnya kamu bisa menyusun strategi pemasaran e-commerce yang efektif. Dengan begitu, kamu akan lebih siap menghadapi persaingan bisnis online.

Selain strategi pemasaran e-commerce yang efektif, perusahaan juga butuh modal kerja yang cukup untuk jadikan bisnis lebih besar. Kalau kamu ingin jadikan bisnismu besar dengan solusi pembiayaan berbasis syariah, kamu bisa ajukan pembiayaan lewat ALAMI P2P lending syariah.

Yuk ajukan pembiayaan dengan klik tombol di bawah!

Tips Berjualan di E-commerce

strategi pemasaran e-commerce yang efektif

Sumber : Pexels

Sebagai bagian strategi pemasaran e-commerce, memahami tips berjualan supaya laris manis juga penting. Lantas, apa saja tips menghadapi persaingan di platform e-commerce yang bisa kamu terapkan?

Pahami produk atau jasa yang ditawarkan

Kalau buka aplikasi marketplace, berapa banyak produk serupa yang ditawarkan penjual? Alih-alih menjual produk serupa, membuat produk berbeda tentu lebih menarik. Alternatif lain, kamu bisa memberi nilai tambah pada produk serupa dengan layanan ekstra. 

Cermati aspek apa saja yang belum disediakan kompetitor. Lalu, ciptakan produk dan beri layanan yang belum ada sebagai keunggulan bisnis online kamu. Jadi, calon pembeli pun melirik apa yang kamu tawarkan karena belum menjumpai hal tersebut di produk pesaing.

Bangun brand secara konsisten melalui media sosial

Saat ini, brand menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan suatu bisnis di era digital. Aktivitas branding dibutuhkan agar konsumen familier dengan bisnis yang kamu rintis. Makin akrab dengan suatu brand, makin besar peluang brand tersebut hadir sebagai pilihan teratas saat konsumen membutuhkannya.

Media sosial dapat dijadikan sebagai platform tepat untuk membangun brand. Kamu tak melulu harus mempromosikan produk di media sosial. Justru perbanyak konten yang relevan dengan produk untuk membangun engagement dengan audiens, memperkuat brand, serta menumbuhkan kepercayaan konsumen pada bisnis online kamu.

Maksimalkan fitur e-commerce

Jika kamu membuka dua toko online di dua aplikasi berbeda, jangan takut untuk memaksimalkan fitur penjualan di setiap e-commerce. Hal ini penting supaya kamu bisa mempromosikan toko guna mendongkrak penjualan. 

Misalnya, melakukan upgrade toko online menjadi premium seller. Alhasil, produk tokomu selalu muncul dalam baris teratas hasil pencarian dengan kata kunci tertentu. Selain itu, status premium seller juga bisa meyakinkan calon pembeli untuk berbelanja di tokomu alih-alih toko lain. 

Manfaatkan tren pasar untuk mendongkrak penjualan

Sekalipun kamu sudah lebih dulu melakukan riset pasar sebelum menjual produk, tren pasar selalu berubah setiap saat. Bisa jadi produk yang sudah dikembangkan perlu mengalami beberapa penyesuaian sehingga sesuai dengan tren masa kini. 

Namun, memanfaatkan tren pasar bukan melulu menjual produk yang sedang populer saja. Melainkan bagaimana kamu bisa memberi nilai tambah pada produk terdahulu dengan menyelipkan tren terkini. 

Contoh, kamu berjualan alat tulis dan stationery lucu. Lalu, aktivitas bujo atau bullet journal kembali naik daun. Maka, kamu bisa menambahkan item yang berhubungan dengan bujo ke dalam etalase toko—mulai dari stiker-stiker gemas, washi tape aneka motif, sampai pulpen warna-warni. 

Pilih momen tepat untuk kampanye promo belanja

Strategi pemasaran e-commerce yang efektif berikutnya adalah memilih momen tepat untuk menyelenggarakan promo belanja. Kamu bisa memanfaatkan momen spesial hari raya seperti Ramadan, Idulfitri, hingga Hari Kemerdekaan.

Tak ketinggalan promo Harbolnas yang kerap diselenggarakan oleh pengelola marketplace. Promo spesial ini cukup efektif untuk menggaet pelanggan baru. Genapi promosi tokomu dengan tema kampanye yang sesuai. Jadi, kamu berpeluang besar untuk menggaet pelanggan baru sekaligus meningkatkan penjualan.

Berikan voucher, diskon, dan gratis ongkir

Khawatir mengantongi laba lebih sedikit jika memberikan voucher, diskon, atau gratis ongkos kirim? Faktanya, promosi demikian tidak lantas membuat bisnismu merugi. Meski laba yang diperoleh selama periode promosi lebih sedikit, coba pertimbangkan juga dampak jangka panjangnya. 

Saat mengantongi diskon atau voucher, peluang konsumen checkout keranjang belanja pun lebih besar. Terlebih lagi, jika produk tersebut sudah diincar sejak lama. Begitu ada potongan harga, mereka akan segera membeli tanpa ragu. 

Di sisi lain, kamu juga perlu memberi apresiasi kepada pelanggan setia. Contoh, berikan bonus atau hadiah bagi pelanggan yang sudah berbelanja sekian kali. Mendapat perlakuan spesial pasti akan membuat pelanggan senang dan makin loyal membeli produk kamu.

Pertimbangkan upselling produk

Strategi pemasaran satu ini cukup ampuh lho untuk memikat calon pembeli. Trik upsell produk akan mendorong pembeli membeli lebih banyak produk yang kamu jual. Kamu bisa menawarkan paket bundling, diskon, maupun voucher untuk pembelian dengan jumlah tertentu.

Misalnya, paket bundling belajar sketsa berisi satu buah buku sketsa, satu set drawing pen berbagai ukuran, satu set pensil, dan satu buah penghapus. Contoh lain, beli baju kedua dan ketiga, pembeli akan dapat diskon 30%. Jadi, pembeli bisa mendapat barang lebih banyak dengan harga lebih murah.

Itulah strategi pemasaran e-commerce yang efektif supaya jualanmu laris manis. Selain menerapkan deretan tips di atas, kamu juga perlu memperkuat modal dengan mengajukan pembiayaan ke ALAMI P2P Lending syariah. 

Tunggu apa lagi, kembangkan bisnismu dengan klik tombol di bawah!

Bayu Suryo Wiranto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments