Ramadhan
published 03/04/2022 - 7 Min Read

Ibadah dan Hari Penting Selama Ramadhan

Dalam kalender hijriah, bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam. Bulan yang dipenuhi berbagai macam keberkahan, serta melimpahnya pahala dari Allah SWT atas semua amal dan ibadah yang dikerjakan pada bulan Ramadhan. Ibadah utama yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu adalah berpuasa, dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. 

Selain berpuasa, tentu saja terdapat amal kebaikan lainnya yang sayang jika ditinggalkan, karena pahala dan keberkahannya yang melimpah. Selain memperbanyak ibadah, terdapat juga hari-hari penting dan bersejarah di bulan Ramadhan. Mulai dari Nuzulul Qur’an hingga Perang Badar. 

Hari – Hari Penting di Bulan Ramadhan

Berikut peristiwa bersejarah yang terjadi di Bulan Ramadhan: 

1. Nuzulul Quran 

Peristiwa yang terjadi di bulan Ramadhan yaitu Nuzulul Quran (turunnya Al-Quran). Peristiwa Nuzulul Quran biasa diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan. Istilah Nuzulul Qur’an sering dipahami dengan penurunan Al-Quran dari lauhul mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia. 

Peristiwa turunnya Al-Quran juga memberi isyarat yang jelas sebagai turunnya Rahmat Allah yang sangat besar bagi umat Nabi Muhammad, berupa serangkaian petunjuk/manual kehidupan yang menjadi penuntun bagi manusia dari kondisi serba kegelapan menuju terang benderangnnya fikiran dan hati. Itulah mengapa Al-Quran memperkenalkan diri sebagai kitab petunjuk bagi orang yang bertakwa

Melalui petunjuk yang diberikan Allah SWT, manusia bisa melakukan aktivitas secara baik dan benar sehingga tidak menyebabkan kerusakan dan kerugian bagi makhluk lainnya. Sebagai pedoman hidup, Al-Quran membawa aturan hidup dalam bidang peribadatan maupun bidang sosial. Dalam masalah ibadah biasanya tertuang dalam ilmu fiqh yang mengupas tentang tata cara melakukan suatu ibadah. Dan dalam bidang sosial biasanya dikupas dalam ilmu tasawuf, yang mengatur tentang tujuan manusia dan apa fungsi manusia diciptakan oleh Tuhannya. 

Oleh karenanya, peristiwa Nuzulul Quran sebaiknya diperingati dengan ibadah-ibadah yang menambah amal kebajikan kita. Misalnya memperbanyak berdzikir, sholat, dan ibadah lainnya untuk menghormati kemuliaan Al-Quran.

2. Lailatul Qadar 

Lailatul Qadar, yaitu suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini sangat dinanti-nanti oleh umat Islam. Banyak yang berharap dengan malam ini, hingga melakukan berbagai amalan agar bisa berkesempatan mendapatkannya. 

3. Perang Badar 

Perang Badar terjadi pada 2 Hijriyah bertepatan dengan bulan Ramadhan. Pada perang ini, umat muslim minim jumlah dan peralatan perang. Banyak dari mereka yang bermodalkan keyakinan kepada Rasulullah SAW sebagai utusan. Mereka selalu percaya bahwa seberat apapun musuhnya, Allah akan selalu berada di pihak yang benar. 

Jumlah umat muslim saat itu hanya sekitar 313 orang dan jumlah musuh mereka berada dalam kisaran 1000 orang. Jumlah ini bukanlah jumlah yang seimbang. Oleh karenanya, sebelum melakukan peperangan, Nabi tak hentinya meminta Allah SWT untuk memberikan kemenangan pada kubu umat Islam. 

Akhirnya doa Nabi dikabulkan oleh Allah SWT, dan dikirim beberapa tentara tambahan di kubu umat Islam. Pada akhir pertempuran, umat muslim berhasil memenangkan pertempuran.

4. Fatkhu Mekkah 

Fatkhu Mekkah terjadi pada tanggal 20 Romadhan tahun 8 Hijriah. Peristiwa ini disebabkan karena adanya perselisihan antara Bani Bakr (sekutu Quraisy) dengan Bani Khuza’ah (sekutu Islam). Kaum kafir Quraisy membantu Bani Bakr untuk menyerang Bani Khuza’ah, 20 orang Khuza’ah mati terbunuh. 

Kaum kafir Quraisy melanggar perjanjian Hudaibiyah. Rasulullah SAW dan 10.000 pasukan berangkat menuju kota Makkah melalui 4 penjuru ke arah kota Makkah. Pasukan Zubair bin Awwam lewat jalan utara, pasukan Khalid bin Walid lewat jalan selatan, pasukan Sa’ad bin Ubadah lewat jalan barat dan pasukan Abu Ubaidah bin Jarrah bersama Rasulullah SAW lewat kaki gunung Hind di barat laut. 

Maka kaum Muslimin dapat menguasai kota Makkah tanpa ada halangan apapun dari kaum kafir Quraisy, karena mereka telah bersembunyi di rumah-rumah mereka dan ada juga yang berlarian ke bukit-bukit sekitar, karena takut kaum Muslimin membalas dendam atas kejahatan yang pernah mereka lakukan. Kemudian Rasulullah SAW menuju Ka’bah dan menghancurkan 360 berhala menggunakan tongkatnya. Sambil membaca firman Allah, yang artinya: 

“Telah datang kebenaran, telah hancur kebatilan. Sungguh kebatilan telah hancur”. (QS. Al-Isra: 81). 

Aktivitas Ibadah Selama Bulan Ramadhan

Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadhan adalah bulan penuh pahala dan berkah. Namun untuk mendapatkan pahala yang berlimpah tersebut tentunya harus diiringi oleh berbagai macam ibadah. Berikut ini ibadah di bulan Ramadhan yang menjadi sumber pahala setiap muslim yang melaksanakannya. 

1. Berpuasa

Tentunya ibadah pada bulan Ramadhan yang paling utama adalah Berpuasa. Berpuasa menjadi ibadah yang wajib dilakukan setiap harinya di bulan Ramadhan selain Shalat lima waktu yang memang menjadi kewajiban setiap umat muslim setiap harinya.

Rasulullah SAW bersabda 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa yang berpuasa Ramdadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Maulim)

Berpuasa tidak hanya menahan nafsu makan, minum serta kebutuhan biologis lainnya. Kamu juga harus menjauhkan diri dari segala macam maksiat dan dianjurkan untuk selalu bersabar dengan kondisi sekitar. Jadi perbanyaklah amalan kamu di bulan puasa ini agar tidak menjadi umat muslim yang merugi.

2. Shalat Malam

Shalat malam sebagai ibadah pada bulan Ramadhan tentunya tidak terbatas kepada shalat Tarawih atau shalat Witir saja, namun bisa juga dengan melakukan shalat tahajud. Shalat tahajud bahkan tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW walaupun bukan di bulan Ramadhan.

Sedangkan Shalat tarawih adalah ibadah pada bulan ramadhan yang hukumnya sunnah. Shalat Tarawih dilakukan setelah shalat Isya dan memiliki berbagai keutamaan. Di antara keutamaan tersebut adalah rahmat, maghfirah atau pengampunan dosa, serta pembebasan dari api neraka. Oleh karena itu, akan merugi bila melewatkan ibadah pada bulan Ramadhan satu ini.

3. Membaca Al-Qur’an

Bulan Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an tentunya membuat tersadar untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT: 

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Dengan membaca satu ayat Al-Qur’an, bahkan meski hanya satu huruf, maka sudah mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan untuk melaksanakan salah satu ibadah pada bulan Ramadhan satu ini, mengingat manfaatnya tersebut.

Semakin banyak membaca Al-Qur’an maka akan semakin mudah pula mendapatkan rezeki. Semua urusan akan dipermudah oleh Allah SWT dan juga bisa membuat pikiran dan hati kamu menjadi lebih tenang.

4. Bersedekah

Bersedekah merupakan salah satu ibadah pada bulan Ramadhan yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW Bersabda yang artinya: 

“Barang siapa yang memberi makan orang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Ahmad)

Bersedekah di sini tentunya tidak terbatas kepada bersedakah uang di masjid atau kepada fakir miskin saja. Tetapi bisa dengan memberi makan dan menghidangkan makanan berbuka bagi orang yang berpuasa. Ibadah pada bulan Ramadhan satu ini sangat besar pahalanya.

5. Makan Sahur

Ibadah pada bulan Ramadhan lainnya adalah makan sahur. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Lakukanlah santap sahur, karena dalam santap sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan ibadah pada bulan ramadhan satu ini sebelum berpuasa pada hari itu. Tentunya akan lebih kuat dalam menjalankan ibadah puasa dengan makan sahur, dan menambah keikhlasan juga. Dalam kesehatan, makan sahur dapat menghindarkan kamu dari penyakit diabetes, meningkatkan kekebalan tubuh, serta membantu berhasilnya program diet kamu.

6. Menyegerakan Berbuka

Berbuka puasa adalah satu hal yang paling dinanti-natikan ketika menjalankan puasa. Menyegerakan berbuka pun adalah salah satu ibadah pada bulan Ramadhan.

Rasulullah SAW Bersabda yang artinya: “Senantiasa manusia dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari)

Kita dianjurkan untuk segera berbuka setelah adzan maghrib dikumandangkan. Tentunya juga harus mengontrol diri untuk tidak makan terlalu banyak yang hanya akan merugikan nantinya.

7. Melaksanakan Ibadah Umrah

Selain itu, bagi yang mampu, usahakanlah untuk melaksanakan umrah pada bulan Ramadhan. Karena ibadah pada bulan Ramadhan satu ini sangat besar pahalanya. Rasulullah SAW Bersabda yang artinya: “Umrah pada bulan Ramadhan sama pahalanya seperti melakukan haji.”

Saking besarnya pahala melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan, pahalanya sama seperti melaksanakan ibadah haji. Walaupun begitu, ibadah umrah tidak bisa serta merta menggantikan ibadah haji.

8. Membayar Zakat Fitrah

Membayar zakat fitrah bertujuan untuk menyempurnakan dan menambal kesalahan yang akan dilakukan ketika berpuasa di bulan Ramadhan.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhuma beliau berkata: “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang-orang yang berpuasa dari kesia-siaan  dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan fakir miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat (hari raya) maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya sedekah di antara sedekah biasa.” (HR. Abu Daud)

Gambaran Pahala Selama Bulan Ramadhan

Rasulullah pernah menjelaskan bagaimana gambaran pahala di bulan Ramadhan jika kita mengerjakan amalan dan ibadah selama bulan Ramadhan. 

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151). 

Dari hadist tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT melipatgandakan pahala setiap amal kebaikan menjadi 10 hingga 700 kali lipat. Namun khusus puasa Ramadhan, Allah SWT melipatgandakannya menjadi tak terhingga. Puasa Ramadhan memiliki keistimewaan sendiri di sisi Allah SWT. Bahkan Allah mengibaratkan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari bau minyak kasturi.

Tradisi Ramadhan di Indonesia

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi masyarakat Indonesia. Bahkan dalam menyambut bulan Ramadhan, beberapa dari masyarakat Indonesia memiliki tradisinya tersendiri, mulai dari tradisi padusan bagi orang Jawa, yakni mandi menyucikan diri menyambut Ramadhan, hingga munggahan atau menjamu makan sekeluarga sebelum masuknya bulan Ramadhan bagi tradisi Sunda.

Namun, yang perlu digarisbawahi, tradisi-tradisi yang selalu dilaksanakan sebagian besar masyarakat Indonesia tersebut tidak disyariatkan atau tidak wajib dikerjakan. Sebab tradsisi tersebut dilakukan turun temurun dari orang tua dan nenek moyang bangsa Indonesia saat menerima Islam dari para penyebar agama Islam di Nusantara. 

Berbicara tradisi Ramadhan di Indonesia, ada kaitan eratnya juga dengan tradisi ngabuburit atau menunggu petang menjelang buka puasa. Berbagai macam aktivitas ngabuburit dilakukan oleh masyarakat Indonesia tergantung dari wilayah dan adatnya masing-masing. Untuk lebih lanjut mengenai tradisi ngabuburit ini, kamu bisa membaca artikel ALAMI sebelumnya yang berjudul,  10 Tradisi Ngabuburit Unik di Indonesia

Ramadhan

Selain menambah pahala dengan memperbanyak ibadah, tambah juga asetmu dengan cara mendanai di peer to peer funding syariah dari ALAMI. Dapatkan imbal hasil atau ujrah setara dengan 14-16% pa. Unduh segera aplikasinya di

ALAMI P2P Funding Syariah
ALAMI P2P Funding Syariah

Adhi Muhammad Daryono

Content Specialist at ALAMI

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Islam yang tak boleh dilupakan sama sekali. Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, Ibadah dan Hari Penting Selama Ramadhan, terdapat hari-hari penting bagi umat Islam di bulan Ramadhan. Salah satu hari penting dan […]

trackback

[…] Bulan Ramadhan merupakan bulan diwajibkan berpuasa bagi muslim. Namun, di setiap Ramadhan ada saja beberapa golongan orang-orang tertentu tidak bisa melaksanakan puasanya secara penuh dalam satu bulan. Hal ini karena adanya uzur atau keadaan tertentu yang membuat ia tidak bisa berpuasa di bulan Ramadhan. […]