Aa Gym
published 19/11/2021 - 3 Min Read

Ceramah Aa Gym di Webinar Arqam ALAMI Group: Perkuat Keimanan Ketika Berbisnis

Sukses dalam berbisnis atau berusaha bukan hanya soal kepintaran atau kelihaian seseorang. Namun, kesuksesan dalam berbisnis diikuti dengan kuatnya iman dari seseorang. Hal itu diungkapkan oleh Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung KH Abdullah Gymnastiar, atau lebih dikenal dengan nama Aa Gym

Aa Gym mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, bahwa seorang Muslim harus memiliki kekuatan iman di setiap hal apapun termasuk dalam berbisnis agar mendapatkan kesuksesan. Hadis tersebut kira-kira bunyinya seperti berikut:

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah, daripada mukmin yang lemah, dan keduanya ada kebaikan”. (HR Muslim)”

Aa Gym mencontohkan, bahwa kekuatan berbisnis seperti memiliki jaringan luas, modal yang banyak juga bisa dimiliki oleh seorang yang tak beriman. Tetapi, hal itu tidak membuat sebuah bisnis bisa berjalan sukses. Maka dari itu, kata Aa Gym, kekuatan imanlah yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis muslim. 

“Makin kuat iman semakin baik dan makin dicintai Allah. Membuat bisnis tujuannya bukan mencari uang semata-mata untuk ibadah,” kata Aa Gym dalam webinar Arqam beberapa waktu yang lalu. 

Dari pemaparan Aa Gym dalam webinar Arqam, dapat dirangkum menjadi sebuah tips bisnis yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT. Berikut ini ALAMI rangkum tips berbisnis berlandaskan iman dan ketakwaan dari Aa Gym: 

Pembeli Bukanlah Raja

Selama ini di kalangan pengusaha, dikenal mindset bahwa klien atau pembeli adalah raja. Karena menempatkan pembeli adalah seorang raja, maka mindset dari seorang pebisnis takut jika raja tersebut pergi dari hadapannya. 

Padahal menurut Aa Gym, uang atau rezeki itu bukan datang dari “raja” yang akan menggunakan atau membeli produk jualan kita, melainkan rezeki tersebut sudah diatur oleh Allah SWT. 

Bersikap baik dan ramah terhadap pembeli atau klien, lanjut Aa Gym semata-mata bukan untuk menyenangkan mereka tetapi bagian dari ibadah dan ketakwaan terhadap Allah SWT.

Rezeki Tak Perlu Dicari, yang Dicari adalah Berkah

Aa Gym menganalogikan seekor nyamuk dan cicak. Meskipun dengan keterbatasannya, cicak yang tidak bisa terbang bisa mendapatkan nyamuk sebagai makanannya. Menurut Aa Gym rezeki tidak perlu dicari karena yang perlu dicari adalah keberkahan. Rezeki kata Aa Gym sudah diatur oleh Allah SWT. 

Namun, meskipun sudah diatur oleh Allah SWT, sebagai hamba kita perlu berdoa agar rezeki yang sudah diatur tersebut bisa turun dengan lancar. Atau, jika Allah SWT menguji dengan menahan rezeki kita atau mengambil rezeki secara tiba-tiba dengan hal yang tidak terduga, dengan iman yang kuat bisa dilewati.

“Kalau iman tidak kuat, ketika Allah menahan rezeki kita, mengambil rezeki kita maka kita sudah siap karena hati kita sudah ikhlas dengan keimanan. Hal ini tentunya tidak akan membuat bisnis kita berantakan,” terang Aa Gym. 

Jangan Takut Tidak Punya Rezeki

Aa Gym juga mengingatkan kita semua bahwa setiap manusia yang lahir ke dunia sudah mendapatkan rezekinya masing-masing. Sehingga tidak perlu merisaukan tidak akan mendapatkan rezeki. Aa Gym mengatakan, yang perlu dirisaukan adalah tidak bisa bersyukur atas rezeki yang telah disampaikan kepada kita. 

“Jangan takut kalau tidak mendapatkan rezeki, yang perlu ditakuti adalah kita tidak bisa bersyukur atas rezeki yang kita dapat. Caranya bagaimana yaitu dengan terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah,” kata Aa Gym. 

Setelah Kuat Iman, Perkuat Keahlian

Setelah iman kita kuat dan tawakal dalam menjalankan suatu bisnis, maka perlu diperkuat dengan apa-apa yang bermanfaat untuk kita. Misalnya ilmu dalam berdagang atau berbisnis. Aa Gym melanjutkan kembali kutipan hadis yang telah disebutkan di atas. 

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah kepada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan lauw (seandainya) dapat membuka pintu syaitan.

(HR. Muslim)

Dari hadis tersebut Aa Gym mengatakan, iman yang kuat bisa didampingi dengan berbagai keahlian lainnya agar bisnis yang akan kita jalankan meraih kesuksesan. 

“Iman dulu baru belajar manajemen, belajar teknik pemasaran, tapi harus dengan keyakinan. Sebab kembali lagi, perkara rezeki Allah yang mengatur. 

Nah, setelah mendapatkan wawasan mengenai pentingnya keimanan dalam berbisnis, tak ada salahnya kamu ikut juga menghijrahkan finansialmu untuk lebih baik lagi bersama P2P Lending Syariah ALAMI. Di ALAMI uangmu dikelola secara syariah untuk mendanai UMKM yang sedang berkembang. Insyaallah kamu akan mendapatkan ujrah atau imbal hasil setara dengan 14-16% pa. Untuk memulai mendanai download dulu aplikasinya di Playstore dan Appstore.

Adhi Muhammad Daryono

Content Specialist at ALAMI

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments