ide bisnis
published 28/10/2021 - 4 Min Read

Rahasia Sukses Aussie Andry Menjadikan Es Teh Sebagai Ide Bisnis yang Menghasilkan

Sesuatu yang sederhana dan bahkan dianggap sebagai hal yang rendah bisa menjadi ide bisnis yang cuan dan menguntungkan. Hal itulah yang dilakukan oleh Founder Esteh Indonesia dan Nasi kulit Goksin, Aussie Andry Venmarchnanto. 

Rahasianya adalah menjadikan sesuatu yang dinilai biasa saja menjadi istimewa. Aussie mengangkat minuman yang begitu familiar di kalangan masyarakat Indonesia tapi kurang mendapat tempat yang lebih tinggi. Aussy menyebutnya produk Esteh Indonesia sebagai es teh manis yang diistimewakan. Ya memang betul mengistimewakan esteh yang terkadang dianggap minuman murah dan mudah didapat di mana-mana. 

“Kenapa kita harus jauh mencari yang istimewa kalau yang dekat kita bisa istimewakan,” kata Aussie dalam webinar Arqam Accelerator beberapa waktu lalu. 

Aussie menceritakan awal mula ia memulai bisnis es teh karena ingin meningkatkan nilai atau value dari teh itu sendiri, di tengah bisnis kopi yang sudah menjamur. Aussie melihat bahwa minuman teh selalu disajikan gratis bahkan dianggap minuman murahan di setiap restoran.

“Teh itu selalu dinomor duakan, dibundling murah, kita coba naikkan value teh dengan packaging yang unik,” jelas Aussie. 

Berangkat dari sini Aussie dan rekan-rekannya membuat bisnis esteh Indonesia yang kini sudah membuka 300 cabang franchise di seluruh Indonesia. Dalam dua tahun Aussy bisa meraih kesuksesan tersebut. 

Ide Bisnis Jualan Teh di Tengah Kopi yang Menghangat

Ide bisnis jualan teh yang diistimewakan ala Aussie muncul di tengah bisnis kopi sedang hangat-hangatnya. Pada saat itu kedai kopi mulai menjamur di mana-mana. Tetapi Aussie ingin sesuatu yang berbeda. Menurut Aussie minuman teh atau es teh merupakan sesuatu yang banyak orang suka. Salah satu tips yang ia tekankan adalah, berjualanlah sesuatu yang orang lain suka, bukan berjualan yang kita suka.

“”Awalnya saya jualan yang saya sukai tapi tidak berhasil. Akhirnya jualan apa yang orang yang sukai,” jelasnya. 

Selain itu, kepopuleran Thai tea di kalangan masyarakat mengalahkan teh Indonesia, membuat Aussie ingin mengangkat nilai teh Indonesia. 

Esteh Indonesia sumber foto: estehindonesia.com

“Pada saat itu sedang banyaknya orang gemar Thai tea, teh Thailand. kenapa kita nggak coba teh Indonesia. Dari pada kita coba kopi, kita coba angle lainnya teh, teh manis yang didinginkan dengan Es batu (product knowledge pada saat itu),” ungkapnya. 

Setelah merek esteh Indonesia semakin besar, nilai dari minuman teh pun ikut naik. Untuk harga awal sebuah minuman teh di esteh Indonesia berharga Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu, dan untuk harga tertinggi adalah Rp 24 ribu. 

Pricingnya Rp 6500 sampai Rp 24 ribu, Rp 5000 harga masuk, selanjutnya menu-menu variatif, tapi basicnya black tea, atau teh hitam. Kita ingin merevolusi minuman teh,  di mana pada saat dulu, es teh dikemas dalam plastik,” jelasnya.

Berawal dari Bazar Kemudian Jualan di Mal

Pada saat membuka usaha esteh Indonesia, Aussie tidak langsung membuka gerai pertama di suatu tempat. Namun, untuk mengecek target pasar, ia mengikuti bazar-bazar di berbagai tempat pada awal 2018. 

“Kebetulan pada saat itu ikut bazar di bulan Ramadhan, dan banyak yang beli. Alhamdulillah 300 gelas dalam 30 menit  terjual,” jelas Aussie.

Setelah dari bazar, Aussie berangkat ke mal – mal untuk berjualan. Dan pada akhirnya, setelah Aussie mulai memvalidasinya ke dalam bentuk usaha yang lebih serius lagi yakni membentuk perusahaan atau perseroan terbatas (PT). 

“Awalnya bertahap, es teh kita mulai bertahap. Pertama dilakukan dengan modal seminim-minimnya kita bisa memvalidasikan market tersebut,” jelas Aussie. 

Ide Bisnis Nasi Kulit Ayam

Tak hanya jualan es teh dalam kemasan yang menarik. Aussie pun membuka bisnis makanan berupa nasi dengan kulit yang diberi sambal ayam geprek. Sama seperti halnya es teh, produk bisnis lainnya yang dimiliki Aussi adalah Nasi Kulit Ayam Gokskin, ingin meningkatkan nilai dari kulit ayam. 

Kulit ayam biasanya disajikan sebagai makanan pendamping dari makanan utamanya yakni ayam geprek. Aussie ingin membuat nilai dari kulit ayam ini sama seperti ayam geprek yang lebih dulu familiar di masyarakat. 

Padahal kulit ayam merupakan makanan pendamping atau cemilan di setiap ayam geprek. Namun, kulit ayam ini menjadi favorit bagi setiap pelanggan yang membelinya karena rasanya yang renyah dan gurih, semua orang suka memakannya. 

Nah itulah sepenggal kisah Aussie membuka usaha esteh Indonesia denhgan Nasi Kulit Ayam Gokskin yang saat ini sudah sukses membuka cabang di mana-mana. Ingin menjadi entrepreneur sukses seperti Aussie? Kamu bisa ikut bergabung dengan ALAMI Arqam Accelerator. Arqam Accelerator merupakan wadah bagi siapa pun yang ingin menjadi pengusaha suskses secara syariah.

Tak Lupa juga untuk terus ikut pendanaan di ALAMI. Di ALAMI, kamu juga bisa ikut berpartisipasi untuk mewujudkan keuangan Islam yang unggul. Salah satu caranya dengan ikut pendanaan UMKM di ALAMI. 

Dengan mengikuti pendanaan UMKM ini, keuanganmu bisa berkembang dan dikelola secara syariah. Nantinya, kamu bakal mendapatkan ujrah atau imbal hasil setara hingga 14-16% p.a. Tunggu apa lagi segera download aplikasinya di Playstore atau Appstore

Adhi Muhammad Daryono

Content Specialist at ALAMI

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

Hard work, patience and pray, no hustle culture. Learners of all things, open to new insights

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments