shalat tarawih
published 08/04/2021 - 4 Min Read

Serba-serbi Shalat Tarawih: Mulai dari Pengertian hingga Tata Cara

Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh dengan keberkahan. Setiap amalan dan ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan sudah pasti mendapatkan ganjaran berlipat dari Allah SWT. Sebagai umat Muslim, kita diwajibkan untuk berpuasa selama 30 hari lamanya, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa adalah ibadah wajib selama Ramadhan.

Selain ibadah puasa, tak lengkap rasanya untuk menambah amal ibadah lainnya. Di bulan Ramadhan, setiap malamnya atau sehabis shalat Isya biasanya melaksanakan shalat tarawih.  Agar tak lupa lagi bagaimana tata cara pelaksanaannya, di artikel ini  akan kembali diingatkan bagaimana shalat tarawih dikerjakan mulai dari niat hingga salam.

Simak baik-baik ya!

Pengertian Shalat Tarawih

Shalat tarawih atau di beberapa daerah biasa disebut dengan taraweh, atau teraweh merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan. Dalam bahasa Arab, kata tarawih merupakan bentuk jamak dari تَرْوِيْحَةٌ (tarwihatun) yang artinya waktu sejenak untuk istirahat. Seperti yang telah disebutkan secara ringkas di atas, bahwa tarawih ini dilaksanakan selepas shalat Isya. Biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid.

Namun, pada zaman Rasulullah SAW, shalat tarawih di berjamaah di masjid tidak dilakukan sepanjang Ramadhan. Kebanyakan Rasulullah SAW melaksanakannya di rumah, seperti diriwayatkan dalam hadis Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, Malik dan Ahmad.

Diceritakan bahwa, Aisyah RA yang mengisahkan peristiwa yang terjadi pada 10 malam terakhir pada sebuah Ramadhan. Pada itu Rasulullah melakukan tarawih bersama beberapa orang. Pada malam selanjutnya sebagian sahabat yang tidak ikut pada malam sebelumnya hadir sehingga shalat tarawih Rasulullah di masjid diikuti oleh banyak jamaah dibanding pada malam sebelumnya. Pada malam ketiga, masjid penuh sesak dengan jamaah yang menanti Rasulullah. Tetapi Nabi Muhammad SAW tidak keluar rumah.

Niat Shalat Tarawih

Untuk dapat memaksimalkan ibadah tarawih dalam bulan Ramadhan kamu perlu memahami bagaimana niat tarawih sebagai imam dan sebagai makmum. Berikut adalah niat tarawih untuk imam dan makmum.

Niat Shalat Tarawih Sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّة التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ  أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

"Aku menyengaja shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala"

Niat Shalat Tarawih Sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ  التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ  أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

"Aku menyengaja shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Rakaat Shalat Tarawih

Jumlah rakaat shalat tarawih bermacam-macam. Ada yang melaksanakannya sebanyak 8 rakaat, yang dilaksanakan dengan dua rakaat atau empat kali salam. Ada juga yang melaksanakan shalat tarawih sebanyak 20 rakaat, yang dikerjakan 2 rakaat, 10 kali salam. Keduanya memiliki dalilnya tersendiri. Jadi tak perlu memperdebatkan mana yang lebih sah shalat tarawihnya. Sebab, masing-masing memiliki dalilnya tersendiri, dan kedua dalil tersebut benar-benar sahih.

Berikut masing-masing dalil rakaat shalat tarawih:

1.   Shalat Tarawih 8 Rakaat

Shalat tarawih delapan rakaat didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Aisyah RA, istri Nabi Muhammad SAW, ia berkata,

"Pernah Rasulullah melakukan shalat pada waktu antara setelah selesai Isya yang dikenal orang dengan atamah hingga subuh sebanyak sebelas rakaat di mana beliau salam pada tiap-tiap dua rakaat, dan beliau shalat witir satu rakaat"

Selain itu ada pula riwayat lain dari Abi Salamah Ibn Abd ar-Raman, bahwa ia bertanya kepada Aisyah mengenai shalat Rasulullah di bulan Ramadhan. Aisyah menjawab,

"Nabi tidak pernah melakukan shalat sunnah di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat"

 (H.R Bukhari dan Muslim)

2.   Shalat Tarawih 20 Rakaat

Sejarahnya, pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, salah satu sahabat nabi yakni Said bin Yazid yang menyampaikan, Umar mengumpulkan umat Islam di bulan Ramadhan dengan Imam Ubay bin Ka’b dan Tamim al-Dari, dengan 21 rakaat [dalam riwayat lain 23 rakaat. Mereka membaca ayat-ayat ratusan. Baru selesai ketika menjelang Subuh”

(Riwayat al-Baihaqi dalam al-Sunan 2/496, Abdurrazzaq dalam alMushannaf 4/260)

Yazid bin Rauman menyebutkan umat Islam di masa Umar beribadah di malam bulan Ramadhan dengan 23 rakaat” (al-Muwatha’ Malik, 1/115). Sedangkan Yahya bin Said al-Qathan menyatakan Umar memerintahkan seseorang menjadi imam shalat tarawih dengan umat Islam sebanyak 20 rakaat. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah, al-Mushannaf, 2/163).

Imam Tirmidzi sendiri pernah berkata mayoritas ulama mengikuti riwayat Umar, Ali dan sahabat Rasulullah yang lainnya sebanyak 20 rakaat. Ini adalah pendapat Al-Tsauri, Abdullah bin Mubarak dan al-Syafii. Al-Syafii berkata,

“Seperti ini yang saya jumpai di Negeri kami Makkah. Umat Islam salat 20 rakaat” (Sunan al-Tirmidzi 3/169).

Keputusan melaksanakan shalat tarawih 8 rakaat maupun 20 rakaat kembali kepada pribadi kamu masing-masing. Baik delapan maupun dua puluh rakaat, sama-sama ada riwayatnya.

Tata Cara Shalat Tarawih

Seperti yang telah dijelaskan di atas, ada 2 pendapat mengenai rakaat dalam melakukan shalat tarawih, yaitu 8 rakaat dan 20 rakaat, berikut adalah runtutan dalam menjalankan shalat tarawih:

  1. Membaca niat shalat tarawih
  2. Membaca takbiratul ihram
  3. Membaca ta'awudz dan surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat yang ada di dalam Al-Quran
  4. Rukuk
  5. I’tidal
  6. Sujud pertama
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Bangkit dari duduk
  9. Salam pada rakaat kedua
  10. Mengucap istighfar

Setelah itu, biasanya pada pelaksanaan shalat tarawih selalu diakhiri dengan shalat witir sebanyak 3 rakaat satu kali salam. Berikut tata cara dan niat shalat witir.

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ  أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى 

Ushalli sunnatal witri tsalaasa roka'aatain mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Itulah serba-serbi tentang shalat tarawih. Sudah ingat belum bagaimana tata cara niat shalat tarawih? Jangan lupa juga shalat wajib 5 waktunya! Agar kamu tak ketinggalan shalat wajib 5 waktu, kamu bisa cek jadwal shalat secara tepat di aplikasi ALAMI Mobile App. 

Di ALAMI Mobile App ada fitur jadwal shalat yang disesuaikan dengan zona atau tempat daerah kamu berada. Jadi shalatmu bisa tepat waktu! Selain itu manfaatkan juga jadwal shalat waktu di ALAMI Mobile App untuk mengetahui kapan waktu imsak dan kapan waktu berbuka puasa atau waktunya shalat Maghrib. 

ALAMI Mobile App kini sudah hadir di Playstore dan App Store. Ayo segera download dan registrasi di ALAMI!

Selain itu di ALAMI Mobile App kamu bisa menjadi funder atau pendana untuk perkembangan UKM di Indonesia. Saatnya di bulan Ramadhan ini digunakan untuk membelanjakan hartamu lebih bermanfaat lagi dengan melakukan hijrah finansial. Melalui pendanaan untuk UKM dengan prinsip syariah dan didukung proses yang nyaman, aman, dan efisien dengan teknologi di ALAMI.

Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UMKM dengan pemberi pendana. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan. Untuk mendaftar silakan klik di sini!

0
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] ini teknologi sudah berkembang mengikuti zaman. Al-Qur’an sudah ada dalam bentuk digitalnya yang terinstall di gadget yang kamu miliki. Dengan versi digital […]