P2P Lending
published 28/06/2021 - 3 Min Read

Siapkan Mental dan Skillset Dunia Kerja untuk Sukses di Era Digital

Platform P2P Lending Syariah ALAMI menggelar acara webinar bersama Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Jabodetabek dengan tajuk “Invest Youth In Youth-Self yang digelar selama dua hari beberapa waktu lalu. Webinar ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung ke dalam FoSSEI Jabodetabek dan juga mahasiswa lainnya yang sedang mempelajari ekonomi Islam.

Di hari pertama webinar yang diselenggarakan P2P Lending Syariah ALAMI bersama FoSSEI menghadirkan Dhyda Maryudha, founder sekaligus owner dari Kopi Sagaleh. Kemudian di hari kedua, yang menjadi narasumber adalah Head of People and Culture (PAC) ALAMI, Amrullah Tahad. Penjelasan materi yang dibawakan oleh Dhyda Maryudha sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya yang berjudul Rahasia Memulai Usaha Ala Kopi Sagaleh”. 

Untuk sesi di hari kedua bersama Head of PAC ALAMI, Amrullah Tahad, berisikan materi tentang pengembangan diri untuk masa depan khususnya di dunia kerja. Dalam sesi ini, Amrullah memberikan materi tentang perubahan yang sangat signifikan dalam waktu 10 tahun, khususnya di dunia kerja. Ia menceritakan bahwa dalam 10 tahun terakhir teknologi mengubah segalanya, mulai dari cara hidup sehari-hari, mengubah cara berbisnis hingga juga mengubah dunia kerja. 

“Di tahun 2006 bisa dilihat perusahaan-perusahaan besar yang menguasai dunia adalah yang bergerak di bidang pengolahan atau eksplorasi sumber daya alam, seperti General Electric (GE) British Petroleum (BP), Exxon, dan hanya satu perusahaan teknologi yakni Microsoft,” kata Amrullah dalam sesi webinar. 

Namun kata Amrullah, di 10 tahun kemudian yakni di tahun 2016 terjadi perubahan yang signifikan. Perusahaan-perusahaan teknologi yang menguasai dunia. Ia mencontohkan seperti Apple, Amazon, Alphabet, dan tentunya Microsoft. 

Berubah Signifikan karena Teknologi

Bercermin pada itu semua, Amrullah mengatakan bahwa dengan teknologi semua dapat berubah dengan signifikan yakni lebih cepat. Amrullah menyebutnya sebagai fenomena era digital yang membuat perusahaan teknologi tumbuh cepat. 

“Bagaimana mengubah dunia kerja saat ini, mengubah cara pola kerja saat ini dan skill set. Jika dibandingkan dengan 15 tahun lalu saat saya memulai karir, sejujurnya apa yang saya pelajari 15 hingga 20 tahun yang lalu sudah nggak relevan di zaman sekarang. Apa saya pelajari di sekolah, kuliah, dan di training-training itu harus saya upgrade di zaman sekarang,” kata Amrullah.

Fenomena era digital saat ini kata Amrullah, adalah eranya kebangkitan dari artificial intelligence, teknologi machine learning yang dapat dapat memproses data yang besar, dengan volume yang sangat besar, dengan kecepatan yang sangat kilat. Sehingga dalam bisnis, pengambilan keputusan sangat cepat. 

“Kecepatan dalam machine learning itu membuat kita harus berpikir, banyak hal yang bisa dilakukan dengan mesin, kita harus berpikir kira-kira skill set apa yang nggak bisa digantikan oleh mesin,” jelas Amrullah. 

Amrullah memproyeksikan 10 tahun mendatang teknologi akan lebih canggih lagi daripada sekarang. Oleh karena itu dalam meniti karir dunia kerja harus pintar-pintar dan berpikir agar bisa bertahan. 

“Banyak profesi yang hilang. Perubahan seperti ini akan makin sering terjadi, kita harus menyiapkan mental kemampuan berpikir lincah, ketahanan mental, karena sering terjadi perubahan drastis,” jelas Amrullah. 

Teknologi dan Platform P2P Lending ALAMI 

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa teknologi dapat mengubah konstelasi bisnis. Dengan teknologi kini pengambilan keputusan khususnya dalam berbisnis akan lebih cepat. Hal itulah yang digunakan P2P Lending Syariah ALAMI saat ini sebagai alat atau sarana untuk menghijrahkan 200 jiwa masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim untuk hijrah finansial secara syariah. 

Amrullah menceritakan bagaimana awal mula terbentuknya ALAMI karena adanya sebuah keresahan daripada pendiri ALAMI terkait penetrasi keuangan syariah yang hanya menyentuh 7 persen. Padahal Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.

Dengan visi misi tersebut maka didukung dengan teknologi untuk ‘menghijrahkan’ 200 jiwa muslim di Indonesia agar bertransaksi keuangan lebih syar’i. 

“ALAMI ingin merevolusi keuangan syariah dengan teknologi. Untuk menjangkau 200 juta muslim di Indonesia tidak ada dengan cara lain kecuali dengan platform teknologi. Kita mau membangun platform sebagai bagian dari misi bukan saja misi karir tapi misi hidup,” terang Amrullah. 

Kembangkan keuanganmu bersama ALAMI, sehingga nanti pada saatnya dana untuk modal usahamu akan terkumpul. 

ALAMI sebagai platform P2P Lending terbaik yang berbasis syariah dengan akad wakalah bil ujrah memberikanmu imbal hasil setara 14% per tahun. Dengan mitigasi risiko yang jelas yang telah disebutkan diatas, ALAMI memiliki teknologi untuk menganalisis ratusan data untuk menghasilkan pendanaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. ALAMI dapat diakses melalui mobile apps yang bisa didownload melalui Play Store dan App Store

Untuk info lengkapnya atau memulai pendanaan kamu bisa klik di sini!

Adhi Muhammad Daryono

Content Specialist at ALAMI

Hard work, patience and prayer. Learners of all things, open to new insights

Hard work, patience and prayer. Learners of all things, open to new insights

guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] ustaz yang akitif menulis di konsultasisyariah.com. Mengutip dari tulisan yang ia kemukakan tentang cryptocurrency, Ammi senada dengan cendekiawan muslim lainnya mengenai mata uang kripto […]