published 09/09/2020 - 3 Min Read

Valuta Asing

Menurut Otoritas Jasa Keuangan, valuta asing (valas) adalah mata uang asing yang digunakan dalam perdagangan internasional (foreign exchange). Mata uang asing ini tidak akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah untuk transaksi dalam negeri, namun banyak digunakan dalam transaksi dan keuangan internasional.Perlu diketahui bahwa, mata uang yang sering digunakan dan berlaku sebagai alat pembayaran transaksi keuangan dan perdagangan internasional disebut Hard Currency yaitu mata uang yang nilainya kuat terhadap mata uang lain. adapun, contoh mata uang Hard Currency adalah mata uang yang berasal dari negara-negara maju seperti, Dolar dari negara Amerika, Yen Jepang dan Euro.Sedangkan, mata uang yang nilainya lemah dan jarang digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi perdagangan internasional disebut Soft Currency. Adapun contoh jenis mata uang soft currency yaitu, Rupiah dari Indonesia, Kyat dari Myanmar, Kina dari Papua Nugini, dan lain-lain.

Fungsi Valuta Asing

Alat Tukar Internasional

Adapun fungsi yang pertama dari valas adalah sebagai alat tukar dalam transaksi internasional. Transaksi internasional ini tidak terbatas pada transaksi perdagangan barang saja, namun juga termasuk transaksi jasa antar negara.Contohnya, apabila Indonesia ingin membeli suatu barang atau jasa dari negara lain, maka transaksi yang digunakan adalah valuta asing dari negara tersebut.

Alat Pengendali Kurs

Valas berguna sebagai pembanding nilai mata uang antar negara, atau yang biasa dikenal dengan istilah kurs. Nilai kurs harus dikendalikan karena dapat bergerak secara fluktuatif naik ataupun turun.Agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu ekstrim, pemerintah menggunakan valas untuk mengendalikan kurs mata uang di negaranya.

Alat Pembayaran Internasional

Valas juga bisa berfungsi sebagai alat pembayaran internasional yang bersifat mirip dengan fungsi pertamanya yaitu sebagai alat tukar. Selain untuk keperluan membeli barang, valas juga digunakan untuk membayar hutang suatu negara ke negara lain.

Alat Memperlancar Perdagangan Internasional  

Peran valas dalam dunia bisnis internasional sangatlah penting, terutama yang berkaitan dengan transaksi perdagangan.Sebagai sebuah alat pembayaran yang sah dan diakui seluruh dunia, Valas dapat digunakan oleh setiap negara untuk memperlancar semua transaksi perdagangan internasional.

Sistem Valuta Asing

Sistem Kurs Bebas (Floating)

Dalam sistem ini, pemerintah suatu negara tidak memiliki andil dan ikut campur dalam penentuan kurs mata uang yang akan dipertukarkan tersebut. Sehingga nilai kurs mata uang tersebut benar-benar bebas dan mengambang. Sebagai ilustrasi, sebuah marketplace hanya menerima mata uang dolar sebagai alat transaksi.Sebagai warga negara Indonesia dengan mata uang rupiah diharuskan untuk menukarkan mata uang rupiah menjadi dolar.  Namun, besaran kurs pertukaran mata uang dalam marketplace tersebut tidak diatur oleh negara. Secara mutlak diatur berdasarkan permintaan dan penawaran dalam marketplace tersebut.Dengan kebebasan penentuan kurs tersebut, menyebabkan nilai kurs mata uang yang terdapat dalam marketplace tersebut sangat fluktuatif. Nilainya bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya.

Sistem Kurs Tetap

Sebaliknya, dalam sistem kurs tetap, justru pemerintah suatu negara menentukan nilai kurs mata uangnya terhadap mata uang lain secara mutlak. Penelitian ini dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk meredam pergerakan harga yang sangat fluktuatif.Caranya adalah dengan membuat bank sentral suatu negara terlibat secara aktif dalam transaksi Valas di negara tersebut. Ketika dalam suatu kondisi terdapat kelebihan pasokan Valas yang ada di negara tersebut, maka agar nilai tidak jatuh, pemerintah akan membeli Valas tersebut.Sebaliknya jika terjadi kekurangan, maka pemerintah melalui bank sentral akan menjual Valas yang ia miliki. Meski menjanjikan kestabilan, tetapi dengan sistem kurs ini menuntut pemerintah negara memiliki cadangan devisa yang sangat besar.

Sistem Kurs Terkendali

Sistem ini merupakan kombinasi dua sistem sebelumnya, sehingga nilai tukar Valas dapat bergerak naik dan turun secara bebas dengan intervensi pemerintah untuk mencegah pergerakan yang terlalu ekstrim. Intervensi pemerintah dalam mengendalikan sistem kurs ini ada dua jenis yang dikenal sebagai Dirty Floating dan Clean Floating.Dirty Floating adalah sebuah kondisi saat pemerintah akan melakukan intervensi secara langsung terhadap transaksi Valas. Sementara Clean Floating, merupakan intervensi pemerintah yang dilakukan secara tidak langsung. Caranya bisa dengan mengatur besaran suku bunga pada negara tersebut.Sumber:https://www.harmony.co.id/blog/valuta-asing-pengertian-fungsi-dan-perhitungannyahttps://accurate.id/ekonomi-keuangan/valuta-asing/https://kamus.tokopedia.com/v/valuta-asing/Yuk, lakukan hijrah finansial melalui pendanaan untuk UKM dengan prinsip syariah dan didukung proses yang nyaman, aman, dan efisien dengan teknologi. Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UKM dengan pemberi pendana. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan.ALAMI juga telah meluncurkan ALAMI Android Mobile App. Klik link ini untuk install ALAMI Mobile App sekarang!

Melita Rahmalia

Content Manager at ALAMI

Being able to be part of a teamwork to spread more adoption of Islamic finance in the country is a privilege I'm really grateful for. In my spare time, I try to strike that elusive balance between social time and solitude time.

Being able to be part of a teamwork to spread more adoption of Islamic finance in the country is a privilege I'm really grateful for. In my spare time, I try to strike that elusive balance between social time and solitude time.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments