Press Release - 2 Menit untuk Membaca

ALAMI Gandeng Kemenkop UKM RI Gelar ARQAM Accelerator Jangkau 1.000 Entrepreneur Muslim Industri Fesyen Lokal

Jakarta, 10 Oktober 2022 – ALAMI, perusahaan teknologi keuangan berbasis Syariah terbesar di Indonesia, menyelenggarakan ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator Demo Day untuk memilih UMKM Fashion terbaik untuk mendapatkan akses permodalan dari investor. Acara ini merupakan rangkaian ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator yang digelar mulai Juli 2022 lalu, diikuti lebih dari 1,000 peserta dari proses pelatihan sampai dengan pitching akses permodalan

Perhelatan ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator Demo Day 2022 yang diselenggarakan di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin (10/10) dihadiri Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah dan Founder & CEO ALAMI Group, DIma Djani. 

Program ini diikuti lebih dari 1.000 pendaftar dari seluruh Indonesia dan telah dilakukan proses penilaian dan kurasi menjadi top 50 peserta, dengan porsi bidang bisnis yaitu 80% di bidang fesyen dan 20% di bidang beauty care. Peserta top 50 kemudian mengikuti serangkaian program mentoring mulai dari fiqh muamalah, legal, human resources, finance, dan marketing untuk dipilih top 10 peserta yang bisa mengikuti Demo Day.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada ALAMI yang telah menyelenggarakan program ARQAM Accelerator.  

“Kami berharap ARQAM Accelerator mampu memperkecil gap capaian terhadap rasio wirausaha dan rasio penyaluran pembiayaan bagi UMKM melalui perluasan akses informasi pembiayaan melalui Pitching-Demo day dan semakin meningkatnya jejaring kerja baik antara Kementerian Koperasi dengan ALAMI maupun sesama pengusaha fesyen yang hadir pada kesempatan ini, juga tentunya dapat terhubung dengan Lembaga Pembiayaan secara luas,” tutur Azizah.

Dalam program ARQAM Accelerator, pengusaha fesyen dan produk kecantikan Muslim dibekali berbagai pengetahuan seputar membangun dan mengelola bisnis melalui serangkaian workshop dari mentor-mentor terbaik yang fokus kepada product design, product development, customer acquisition, marketing, dan founders leadership development. 

CEO ALAMI Group, Dima Djani mengatakan sebagai sektor yang memberikan kontribusi terbesar kedua terhadap PDB Indonesia yaitu Rp181 triliun atau sebesar 28%, sektor fesyen menjadi industri yang harus diberikan perhatian khusus. “ARQAM yang digelar oleh ALAMI membantu pengusaha fesyen Muslim agar menghasilkan produk yang berkualitas dan tentunya sesuai syariat. Visi ARQAM adalah membentuk komunitas pengusaha Muslim yang berkualitas secara perdagangan dan agama sehingga dapat membantu memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” tutur Dima. 

Lebih lanjut Dima menambahkan, pihaknya bersyukur bahwa semakin hari ARQAM Accelerator memperoleh banyak dukungan dari masyarakat dengan tingkat partisipasi yang terus menerus naik, juga dari mitra strategis, Pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM RI, dan regulator. “Ini sinyal baik bagi kami untuk meningkatkan komitmen dan memperluas jangkauan program ini secara lebih luas dan dalam,” lanjut Dima.

ARQAM Accelerator merupakan komitmen serius ALAMI dalam mendorong para pengusaha Muslim meningkatkan kualitas usaha melalui pelatihan kemampuan bisnis secara profesional (business management), kesempatan mendapatkan akses ke para investor (permodalan), serta peluang memperluas jaringan (marketing) dalam mengembangkan usahanya ke depan.

Uniknya, ARQAM Accelerator yang diselenggarakan ALAMI tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha di dunia saja (return on investment), tetapi juga penting untuk menekankan dasar pemikiran yang bertujuan memperoleh pahala dan keuntungan di akhirat (return on akhirat). 

Pada acara Top 10 Pitching ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator Demo Day 2022 hadir para dewan juri yang ahli dalam bidangnya yaitu Founder Islamic Fashion Institute Irna Mutiara, Founder & CEO Fatih Indonesia Fahmi Hendrawan, Business Development Endeavor Indonesia William Samuel, dan Head of Business Development ALAMI Group Julian Kamil. Dalam kesempatan ini pengusaha-pengusaha Muslim juga menyempatkan hadir untuk sharing kepada para peserta diantaranya CEO & Co-Founder MYCL Adi Reza Nugroho, CEO SARE/studio Cempaka Asriani, Owner Arktiv, Anggina Santoso. 

10/10/2022

admin

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments